5 Smartphone Terbaik Tahun 2015

Tahun 2015 sudah mencapai batas akhir. Tahun 2015 merupakan tahun yang sangat penting untuk dunia teknologi secara umum dan smartphone secara khusus. Berikut adalah 5 smartphone terbaik tahun 2015 pilihan Ceklit.

1. iPhone 6S dan iPhone 6S Plus

Posisi pertama smartphone terbaik tahun 2015 versi Ceklit diduduki oleh iPhone 6S dan 6S Plus. Walaupun menggunakan desain yang sama dengan pendahulunya, iPhone 6 dan iPhone 6 Plus, iPhone edisi S kali ini menyempurnakan semua kekurangan pada iPhone sebelumnya. Penambahan RAM dari 1GB menjadi 2GB membuat iPhone 6S dapat menyimpan aplikasi pada memori dalam waktu yang cukup lama. Touch ID generasi kedua kini dapat mendeteksi sidik jari dengan sangat cepat. Selain itu, prosesor A9 rancangan Apple menjadi prosesor terbaik dibandingkan semua pesaingnya. Apple juga mengupgrade kamera iPhone 6S dari 8MP menjadi 12MP. Kamera iPhone 6S dan 6S Plus merupakan salah satu kamera terbaik yang terdapat pada smartphone.

Selain membenahi bug, Apple juga menambahkan beberapa fitur baru pada iPhone 6S. Yang paling utama adalah 3D Touch. Fitur 3D Touch ini merupakan yang pertama dalam smartphone, dimana pengguna bisa berinteraksi pada layar berdasarkan tingkat tekanan dalam menyentuh layar. Walaupun belum semua developer mengupdate aplikasinya untuk mendukung 3D Touch, potensi 3D Touch kedepannya akan sangat besar, baik untuk game dan aplikasi. Vendor lain seperti Samsung, Google, dan Huawei juga sudah mulai mengembangkan fitur serupa untuk smartphone edisi berikutnya. Fitur lainnya adalah Live Photo, yang merekam 1 detik sebelum dan sesudah sebuah gambar diambil dan dapat dilihat ulang dalam bentuk video tanpa suara layaknya GIF.

2. Huawei Nexus 6P

Kurangnya minat terhadap Nexus 6 membuat Google melakukan perombakan pada Nexus 6P. Langkah pertama adalah dengan mengganti Motorola dengan Huawei sebagai pembuat perangkat Nexus 6P. Secara performa, Nexus 6P menggunakan spesifikasi high-end dengan prosesor Snapdragon 810 dan RAM 3GB. Nexus 6P juga mempunyai sensor sidik jari. Berbeda dengan iPhone 6S dan Samsung Galaxy S6 yang memposisikan sidik jarinya pada bagian depan, sensor sidik jari Nexus 6P berada pada bagian belakang.

Kelebihan utama Nexus 6P ini adalah mendapatkan update secara langsung dari Google, seperti perangkat iOS pada umumnya. Selain itu, Nexus 6P hadir dengan stock-android, yang artinya versi Android pada Nexus 6P bersih dari aplikasi-aplikasi tambahan vendor yang biasanya memberatkan sistem. Untuk mereka yang hobi mengutak-atik handphonenya, Nexus 6P merupakan pilihan yang tepat karena mendapatkan dukungan penuh dari developer dan mempunyai banyak Custom ROM. Kekurangan utama Nexus 6P terletak pada kamera. Walaupun kamera 12.3MP menghasilkan gambar yang cukup jernih, kualitas gambar yang dihasilkan kamera Nexus 6P masih belum sekelas iPhone 6S ataupun Samsung Galaxy S6.

3. Samsung Galaxy S6, S6 Edge, dan S6 Edge Plus

Apabila ada smartphone yang paling banyak mendapatkan make-over dibandingkan pendahulunya adalah edisi Samsung Galaxy Series. Samsung Galaxy S6 menggunakan bahan metal yang merupakan perombakan total dari Galaxy S5 maupun S4 yang menggunakan bahan dasar plastik. Selain itu, Galaxy S6 juga menghilangkan fitur Removable Battery dan Micro SD slot yang biasanya menjadi ciri khas handphone Samsung.

Namun, dengan membuat smartphone menjadi tertutup secara utuh, Samsung berhasil membuat Galaxy S6 sebagai salah satu smartphone tertipis yang ada di pasaran. Di tambah lagi dengan bentuk melengkung pada edisi Edge yang sangat unik. Galaxy S6 menggunakan prosesor Exynos 7420 buatan Samsung dan ditambah dengan RAM 3GB (4GB pada S6 Edge Plus) menghasilkan performa yang sangat baik. Layas Super AMOLED Quad-HD milik Samsung galaxy S6 merupakan layar terbaik yang terdapat pada smartphone saat ini. Kamera 16MP pada Samsung Galaxy S6 merupakan tandingan kamera iPhone 6S sebagai kamera terbaik pada smartphone. Sayangnya, TouchWiz mempunyai RAM management yang kurang effisien sehingga kerap reload apabila membuka beberapa aplikasi dalam waktu berdekatan.

4. LG V10

LG V10 adalah smartphone paling inovatif untuk tahun 2015. Berbeda dengan smartphone pada umumnya yang menggunakan satu layar, LG V10 mempunyai dua layar. Layar utama berukuran 5.7-inci, dan layar tambahan berukuran 2.1-inci yang selalu berada dalam keadaan aktif. Layar tambahan ini berfungsi untuk menampilkan data seperti jam, tanggal, kapasitas baterai, dan notifikasi. Selain itu, layar tambahan ini juga dapat digunakan untuk menagktifkan atau menonaktifkan toggle seperti Flashlight, Wifi, Bluetooth, dan banyak lainnya.

Secara spesifikasi, LG V10 menggunakan prosesor Snapdragon 808, RAM 4GB, kapasitas memori internal 64GB dengan dukungan micro SD, sensor sidik jari pada bagian belakang dan kamera 16MP. Kamera LG V10 menghasilkan gambar dengan kualitas yang sangat baik, dan juga mempunyai mode manual untuk pengambilan gambar maupun video. Mode manual pada kamera LG V10 sangat cocok bagi mereka yang suka fotografi, namun mode Auto juga berfungsi sangat baik untuk pengguna kasual. Kelemahan LG V10 hampir sama seperti Samsung Galaxy S6. Skin Android versi LG terasa berat dan sering terdapat lag-lag kecil dalam penggunaan. LG V10 juga mempunyai daya tahan baterai yang kurang konsisten.

5. OnePlus 2

Siapa bilang smartphone Flagship harus mahal? Dengan semboyan “Never Settle”, OnePlus berusaha menciptakan smartphone high-end dengan harga yang terjangkau, atau setidaknya lebih terjangkau dibandingkan smartphone flagship lainnya. OnePlus 2 hadir dengan prosesor terbaru Snapdragon 810, RAM 3GB/4GB, kapasitas penyimpanan 16GB/64GB, kamera 13MP, fingerprint sensor, dan dukungan dual-sim. Kesemua fitur tersebut biasanya terdapat pada Smartphone berharga 7 juta keatas, namun OnePlus membanderol OnePlus 2 dengan harga dibawah Rp 5 Juta.

Selain kelebihan tersebut, OnePlus 2 juga mempunyai beberapa kekurangan. Tidak adanya NFC membuat OnePlus 2 tidak dapat menggunakan Android Pay. Untuk membeli OnePlus 2 juga harus menggunakan sistem “invite” dengan proses yang cukup panjang dan mamakan waktu yang lama. Tidak adanya service center resmi OnePlus membuat proses service ataupun klaim garansi menjadi lebih susah dibandingkan smartphone lainnya.

Follow Twitter kami, like Facebook Page kami, follow Instagram kami dan like Google+ kami untuk mendapatkan informasi berita teknologi dan gadget terbaru dari Ceklit.